Rabu, 24 November 2010

gag jelas

Aneh deh... Tiba tiba eq kangen berat menulis seperti dulu.
Aku lagi berjuang bisa menulis yang serius...paling tidak ilmiah.
Belakangan kok spertinya aq merubah gaya bahasaku agak lebih serius dan sedikit 'lebih gag asal'. Padahal dari dulu gayaku menulis ya asal... Ga jelas tujuan kadang2... Yang penting menulis. Mengalir kek air. Kadang ga pake judul. Abis ditulis baru dikasih judul. He he he

Waktu sma dan kuliah suka menghayal di buku harian. Sayang ya buku itu entah aku simpan dimana. Isinya menceritakan diriku dengan versi hayalan. Halah... Dasar abg asli!!!! Tapi klo dipikir2 lucuuu.

Waktu di pramuka *d kampus* kami punya buku diary. Bukunya diisi oleh siapa saja yg datang k sanggar. Mau nulis apa saja... Maklum kebanyakan anak jurnalistik pinter2 nulis berita dan rada nyeni dan puitis. Aqkyu? Ha ha ha
Ternyata ada juga yang suka baca tulisanku yang begitu. Bukan bahas jurnalistik... Bukan juga bahasa politik.
Padahal nulisnya sering ga terarah.. Ga pake tema apalagi pake gaya.

catatan balikpapan

Perjalanan jkt-balikpapan-jkt...
Dicatat d memopad ga bertanggal.
Sayang dihapus jd diposting aja d sini...

Biasa kalo perjalanan pagi, malamnya aq aga susah tidur. Takut ga kebangun pagi...
Disaat fgh masih pulasss, aq sudah meninggalkan rumah. Malam sebelum tidur memang sengaja agak menunda waktu tidur .. Ngajak faiz baca 'plangkin'nya... Bolak balik di kasur... Kebiasaan anak2 minta susu yang 'diracik' mamanya sebelum tidur dll...
Ketika semua pulas, aq yg ga bisa tidur.
Pas pagi bangun tepat waktu.. Siap2 mandi dan k bandara. Bahkan aq sampe lupa koordinasi dengan asisten untuk menu dan kegiatan anak2 d jumat ini.

Pesawat delay setengah jam karna pintu cocpit yang rusak sehingga sampe agak telat di pltd..
Hari itu agenda cukup padat... Interview 2 orang, meeting dg plant manager juga training yg berlangsung.
Jam 5.30 slelsai langsung menuju bandara untuk balik lagi...
Perjalanan lancar dan hanya macet dari bandara k rumah... Berhubung sorenya hujan dan ini hari jumat gitu loooh.
Sampe d rumah semua sudah tidur... Dan ngantukku pun liar biasa. Sadar2 bangun pagi.. Faiz mainin rambutku... Cium2 pipi mamanya...

Minggu, 21 November 2010

marah, perlukah?

Kenapa saya ingin menuliskan tentang ini?
Menurut saya menunjukkan kemarahan itu ternyata juga perlu. Banyak cara orang untuk marah. Ada yang diam, ada yang mengomel, ada yang membanting pintu *seperti halnya Haura kecil begitulah marahnya*, ada yang berbahasa jawa *sebagaimana seorang teman jika marah langsung pake bahasa Jawa *jikapun ngomongnya Jawa halus ga kliatan marah tapi aq tau itu artinya marah. Bahkan ada seseorang marah dengan membanting piring. Even, istrinya sengaja membeli piring murahan agar marah suaminya tersalurkan *ck..ck ada ada saja*
Berbagai cara orang untuk marah yang terpenting marahlah pada waktu yang tepat, pada tempat yang tepat dan juga tentunya pada orang yang tepat. Manusia punya hati, jika terluka maka tak mudah diobati hati tersebut. Kata-kata jauh lebih tajam. Jadi marahlah dengan bijak.
Tempat dan waktu yang tepat? Yup... Tentu marah harus ada etikanya. Memarahi seseorang di tempat umum tentunya sangat tak baik. Atau marah dengan kata-kata kasar tentu dapat menjadi pisau yang tajam.

Namun sekali lagi marah juga penting *bukan saja untuk kewibawaan namun sosok personality yang seperti itu dalam suatu posisi tertentu d dunia kerja diperlukan terutama untuk seorang leader* Seorang leader harus bisa menunjukkan kharismatiknya.
Even.. Dalam dunia kerja dibidang operation misalnya mulai dari level supervisory diharapkan memilikinya.

Namun juga ada pendapat yang bagus 'jika bisa tidak dengan marah kenapa harus marah?'

Kamis, 18 November 2010

Memulai hari senin dengan pikiran baik, perkataan baik dan perbuatan baik.
Bismillah...

Kenapa ya tadi?
Aku ketus banged hari ini. He he he..

Rabu, 17 November 2010

Project jaitan...


Kristik kucing... nyaris slesai...

Taplak meja sulam pita... nyaris slesai

Project jaitan...
Yang gambar kucing sudah dimulai sejak tahun 1996. Aq sebagai fans benda benda kucing, pengoleksi semua atribut bergambar kucing *heiran... dulu ngebet banged mulai dari postcard gambar kucing, perangko, kartu telepon* Waktu ke pasar baru *Bandung* menemukan pola jaitan kristik bergambar kucing. Tertarik karena punya koleksi kucing-kucing maka dimulailah menjait kristik ini. Membuatnya mudah karena tinggal mengikuti pola dengan jahitan berbentuk X (silang). Namun membutuhkan kesabaran dan keuletan. Yang menarik adalah rasa penasaran... seperti apa jadinya. Waktu itu kuliahku udah tinggal nulis skripsi. Sempet bosan mengerjakannya.Namun setelah terlihat gambar kucingnya aq mulai senang dan semangat mengerjakannya. he he he Sampai suatu hari aku menemukan lagi saat bongkar-bongkar barang ketika pindah ke Jatiwaringin. Terakhir tidak dapat diteruskan karena salah satu benangnya abis. Dah sempat nyari-nyari... sampai ke pasar jatinegara. ternyata ga ada. Jadilah project ini nyaris slesai. Sayang banged... dikiiit lagi.


Yang kedua sulam pita...Aku buat sekitar 2 tahun lalu. Ikut-ikutan kakakku yang lagi musim menyulam. *everybody knows dia musim-musiman... musim bunga, musim sprei, musim melukis dan musim sulam... he he he* Aku sempat ketularan juga... Dimulai membuat taplak meja sulam pita. Berbeda dengan kristik sulam pita lebih rumit. Mulai membuat pola dan harus nyeni juga... Membuat sulam pita jelas gak pake teknik silang (X) namun  ada beberapa tekniknya. Yang terpenting juga seninya dan kombinasi warna.
Sebenarnya project ini juga nyaris slesai.  Untuk sisi bawah sudah jadi. Tinggal nyisa bagian tengah. Pita masih ada... hanya keinginan yang kuat untuk menyelesaikan yang kurang. he he he...
Insya Allah keduanya akan diselesaikan.

Lesson learn: kadang mudah memulai sesuatu tapi tak mudah menyelesaikan. Tapi ada juga sesuatu harus dikerjakan tanpa berpikir hasilnya dan kapan harus diselsesaikan.

Senin, 15 November 2010

Grow with Character


Pertama baca buku ini sebenarnya aku tertarik karena sedang menyusun konsep corporate values di perusahaan. Salah satunya adalah corporate value statement. Kami sering menggunakan kata-kata 'excellence' di perusahaan dan di buku yang ditulis oleh Hermawan Kartajaya ini membahas 'grow with the character' sebagai suatu perumusan karakter sebagai suatu proses pencarian jati diri seseorang maupun organisasi terhadap apa yg ingin dicapai dan bagaiman meraihnya.
Hermawan membagi buku ini menjadi 2 yaitu grow with character sebagai model dan the story. Unik juga dibuat halaman di bagian tersebut terbalik.

The model di bagian awal menceritakan why grow with character?  Bagaimana seseorang atau organisasi tumbuh terus menerus? Caranya ia harus tumbuh dengan karakter yang kuat. Dan bagaimana cara membangun karakter yang kuat?
Karakter yang kuat memiliki kharismatik. Menurut markplus berdasarkan pengalaman sebagai konsultan, periset dan trainer, karismatik adalah yang memiliki EXCELLENCE, PROFESSIONAL dan ETHICS.

Seseorang yang memiliki excellence mengacu keinginan untuk mencapai standar kualitas yang selalu lebih tinggi. Kalau di skolah yang mendapatkan nilai 10 disebut  excellent karena tidak ada nilai yang lebih tinggi.
Ada 4 elemen excellence :
Commitment, bahwa yang penting bukan cuma kemenangan tapi pola pikir untuk menang.
Openning ur gift, setiap orang memiliki bakat unggul setidaknya d satu bidang, jadi temukan potensi diri.
Being the best u can be, percuma memili talenta jika tidak pernah punya keinginan untuk bekerja keras.
Continuous improvement, senantiasa terus menaikkan  'standar'

Karakter profesionalisme adalah sikap disiplin dalam profesi untk bersikap tepat dan sesuai keadaan dan memiliki kemampuan memadai. Ciri profesional 'well-prepared dan in-control'
Hermawan mencirikan bahwa profesional memiliki ciri:
Passion for knowledge, Keinginan untuk memperbarui ilmu pengatahuan tidak sekedar menunggu diajari Sense of business, adalah yang memiliki passion ini berjiwa interpreneurship. maka apapun jabatannya dalam perusahaan selalu menganalisa ada pelanggan dan ada pesaing.
Passion for services, ia mampu melayani pelanggan apapun jabatannya. Melayani di sini layaknya memberikan kepedulian.
Passion for people, tidak membeda2kan ras, suku dan agama. Semua orang dipandang sejajar. Inti dari passion ini untuk organisasi adalah pentingnya bekerjasama.

Kemudian karakter Ethics adalah prinsip yang menentukan tingkah laku seseorang serta mengerahkannya dalam. Mengambil keputusan. Tokoh yang menjadi teladan ethics digambarkan oleh Mahatma Gandhi yang terkenal dengan prinsip satyagraha (anti kekerasan).


Di bagian the story menceritakan aplikasi dari grow with character.  Cerita tentang inspirasi enterprenurship sebagai bagian excellence. Yang menarik dari buku ini tentunya mengupasnya tidak hanya dari teori2 yang ditemukan the Markplus namun dikupas dengan cerita-cerita menarik.