Senin, 28 Maret 2011

Terisnspirasi oleh seseorang agar biasa menuliskan apa yang membuatnya bahagia setiap hari. Jadi mencoba menuliskan apa yang membuatku bahagia hari ini.

Hari ini.. melakukan suatu perjalanan yang kurang lebih 9-10 jam dihabiskan di jalan. Kegiatan diperjalanan yang paling mudah dinikmati adalah tidur.. he he he Tapi berhubung malamnya tidur melebihi target maka siangnya tidak terlalu banyak bisa digunakan untuk tidur. Tak ada pemandangan yang enak untuk dilihat sehingga memang lebih baik digunakan untuk diri sendiri. Jadi hal yang mungkin adalah membaca, menulis, dan menelpon. Untuk hari biasa aku ga menggunakan BB unlimited karena cukup terganggu dengan fesbuk dan juga ga pake browsing. Tapi klo lagi dalam perjalanan begini aku suka aktif baca twitter dan liat2 fesbuk. *ga bisa sosialisasi di dunia nyata ya di dunia maya... he he he*

Jadi kembali pada pertanyaan tadi apa yang membuatku bahagia hari ini?
Hari ini aku banyak menghabiskan waktu dijalan yang kupakai untuk mengingat-ingat kebahagiaan. Karena katanya nih, mengingat kebahagiaan akan membuat kita bahagia selalu. he he he
Melamun? he he he mungkin betilah...

Selain itu klo lagi perjalanan ini aku suka menghabiskan waktu menulis sesuatu. Kadang rasanya seperti mabok karena pada dasarnya aku ga kuat dengan jalan belok-belok. Bagiku menulis seperti ini sangat menyenangkan...
Alhamdulillah hari ini melelahkan tapi juga menyenangkan...

Jumat, 18 Maret 2011

DNA Sukses Mulia

Minggu lalu ikuttraining DNA sukses mulai. Selama ini menjadi penggemar bukunya namun baru kali ini kesampaian mengikuti trainingnya. Ga jauh beda dengan buku isinya tentunya. Namun kemasan training yang dibuat seperti entertaiment. Sehingga dikatakan Training DNA sukses mulia entertainment.
Training diisi oleh pengarangnya langsung Indrawan Nugroho dan Jamil azzaini. Klo Pak Jamil terkenal sebagai inspirator dengan gaya story telling yang bisa mengocok perut dan juga bagiku dapat menguras airmata. Sedangkan Indrawan Nugroho yang piawai bermain peran juga hebad.  Training yang seharian ga jadi terasa karena benar-benar dibawakan memukau. Bahkan buat ditinggalin ke toilet aja rasanya sayang. he he he
Sukses harta, tahta, kata dan cinta
Mulia dengan memberikan manfaat kepada orang lain...
Ada 5 modus menuju sukses mulia :
1. Asah pilihan

Pilihlah profesi yg ditekuni... *Profesi : kemahiran yg kita klaim miliki*
Pilihlah profesi dimana kita dapat bergairah dalam bekerja.
Contoh, kalo memang kita ingin menjadi karyawan, maka pilihlah karyawan sesuai dengan minat 
dan kekuatan kita sehingga menjadikan kita bergairah dalam bekerja.
Jangan sampe seperti  Syndrom Seinfeld : syndrom buat gonta ganti pacar seperti halnya jerry di serial
Seinfield. Dalam kehidupan sindrom ini sering terjadi.. Gonta ganti profesi misalnya. 
Hal ini cenderung menbuang energi.
Level of engagge = quality of work  = quality of life 
 
2. Aktifkan daya pancar 
Multitasking : melakukan kegiatan di dalam satu waktu
Multitasking berbahaya karena dapat menyebabkan produktivitasn menurun.
riset di microsoft membuktikan tingkat kecerdasan turun 1 point jika multitasking.
 
Jadi apa itu daya pancar? 
Daya pancar adalah energi dalam diri (fisik dan metafisik)
Energi metafisik (gelombang otak)
Contoh : Cerita terlambat 1 bulan *he he he*
Seorang istri cerita bahwa ia terlambat 1 bulan alias hamil. 
Besoknya ada petugas PLN datang dan bilang terlambat 1 bulan. Akibat gelombang otak yg
beda / tdk nyambung sehingga menyebakan salah persepsi dan bahkan menjadi masalah.

Gelombang otak :
Beta(serius)
Alpha (santai)
Theta (ngantuk)
Delta (tidur)

Kerugian work life conflict :
- diri sendiri (kesehatan, mental, aktivitas)
- org lain(keluarga, atasan, lingk) ada atau tdk ada ybs tdk terasa. 
 
Kenapa tidak dicoba Worklife balance? Tdk semua org bisa. 
Karena Org yg punya kewenangan dan Tergantung eksternal (misalnya jarak)
Ada kecendrungan menonjol di salah satunya 
 
3. Pacu mesin
Untuk jd sukses mulia gunakan kekuatan kita. Bukan kelemahan kita.
Mesin kecerdasan :
Sensing.(Limbik kiri)
Thinking(otak kiri)
Intuiting(otak kanan)
Feeling (limbik kanan)
Insting (...)

Kekuatannya memiliki kelemahan yg bersebrangan.
Intuiting (otak kanan) kelemahannya adalah (sensing) dan sebaliknya 
 
Sensing harta
Hrs fokus pada waktu dan area yg lbh luas jumlahnya (bermain di volume dan waktu)

Thinking tahta - tangan dingin
Kuncinya : mengefektifkan sistem

Intuiting - kata( rindu ilmu)
Penemu Kreatif, mengoptimalisasi aset

Feeling - cinta (pandai merayu)
Tokoh politik (ex sby), Menempa orang

Insting - bahagia
Umur panjang
Generalis
Memperlancar keadaan
Plin plan

4. Nikmati masalah
Masalah datang karena hati yg sempit.
Cerita garam ( dalam gelas vs dalam telaga)
Berhentilah jd gelas jadilah telaga.
Meluaskan hati : menikmati masalah
Yaitu kata kerja aktif menikmati 
 
5. Tabung epos
Hukum kekekalan energi
Energi tidak bertambah tapi dapat  berubah bentuk
Jumlah usaha : hasil usaha

Hasil usaha : dapat dirasakan
Tdk dpt dirasakan (tabungan energi)

Rabu, 02 Maret 2011

bismillah

Pagi ini kok mata susaaah banged dibuka. Bangun jam 4 pake alarm trus matiin bobo lagi. Uuuuh... Mata ga bisa diganjel. Pagi ini ke kantor harus datang pagi. Ga ada bapal yang nyetirin sehingga aq enak duduk disampingnya sambil sarapan dan gen FM. He he he
Pagi ini juga jadual kursus bahasa inggris. Asyiiik... Tapi mata tetap aja susah dibuka. Tangan kananku sambel nyolek2 Faiz supaya bangun. Yang dicolek malah diam aja. Kalo ga ada Bapak kita tidur berempat di kamar Mama. He he he
Belakangan Faiz suka protes minta dimandiin Mama. Jadi klo mama dah mandi duluan minta diulang. Alamaaaak... Faiz ngerjain mama ya? Gapapa deh... Karena tiap hari mama juga ngerjain faiz. Ninggalin faiz seharian. *palagi jarang liat matahari..*
Mari kita mulai hari ini dengan semangat... Bismillah... Smoga lancar, mudah, menyenangkan dan berkah...

Selasa, 22 Februari 2011

on off rasa

Manusia sungguh diberikan nikmat terindah olehNya. Bisa menjadi indah namun juga bisa menjadi petaka. Memiliki rasa... yang dapat membuatnya menjadi lebih baik atau membuat dirinya menjadi tidak baik bahkan bisa membuat orang sekelilingnya menjadi tak baik.
Rasa menjadi energi... energi positif atau negatif. Dan untuk menjadikan kita selalu dalam energi positif hendaklah senantiasa memiliki rasa positif.*positif feeling* 
Rasa yang berada dalam area positif akan menarik energi positif pula. Sehingga jika kita ingin berada dalam area postif maka selalulah memiliki rasa postif.
Tapi bagaimana caranya berada dalam energi postif?
Kadang kita kesal... ingin marah... yang justru menarik energi negatif.
So gimana ngilanginnya. Ya ilangin aja... lupakan aja... off kan hingga kita lupa sebagaimana mematikan lampu.
Yuppp... off kan dari pikiran.

Minggu, 13 Februari 2011

Gung Ho

 
Sebuah film lama yang cukup dapat menggambarkan suaru semangat kerjasama, menunjukkan bahwa dengan kerjasama dapat mewujudkan yang tak mungkin menjadi mungkin. Dibawah resensi yang diambil dari tetangga sebelah:
Film ini bermula ketika Hunt Stevenson, ditunjuk sebagai perwakilan dari kaum buruh, berangkat ke Jepang untuk melakukan presentasi kepada para pimpinan Assan Motor. Ia melakukan presentasi mengenai keadaan sebuah kota kecil di Amerika yang bernama Hadleyville. Di kota ini dulunya terdapat sebuah pabrik mobil yang pekerjanya adalah sebagian besar warga kota tersebut. Namun, beberapa bulan yang  lau, pabrik ini terpaksa ditutup. Meski demikian, pabrik ini telah mengalami banyak perbaikan sehingga kondisi pabrik kembali siap untuk beroperasi. Tugas Hunt Stevenson adalah meyakinkan para pimpinan Assan Motor agar mereka mau berinvestasi dan mau menghidupkan kembali pabrik tersebut, karena pabrik inilah satu-satunya lapangan pekerjaan bagi sebagian besar masyarakat Hadleyville.
Semula Stevenson menganggap usaha yang dilakukannya di Jepang ini tidak berhasil, akan tetapi ternyata setelah selang beberapa hari setelah dia kembali ke Amerika, dia mendapat kabar bahwa pihak Assan Motor bersedia membuka kembali pabrik itu. Hal ini tentunya disambut gembira oleh seluruh warga Hadleyville.
Setelah itu, pihak Assan Motor memilih Hunt Stevenson sebagai penghubung antara kepentingan para pekerja dengan pimpinan dan staf pabrik.

  Tugas selanjutnya yang harus dia lakukan adalah membujuk para pekerja untuk mau bekerja kembali di pabrik tersebut. Ia melakukan negoisasi dengan para pekerja sampai akhirnya para pekerja tersebut mau bekerja dengan gaji yang tidak begitu tinggi. Setelah beberapa bulan bekerja, didapati bahwa kinerja para pekerja tersebut kurang memuaskan, yang kemudian menyebabkan penurunan produksi sebanyak 3.5%.Hal ini tentu saja membuat risau para pimpinan dan staf Assan Motor. Oleh karena itu, manajer Assan Motor di Hadleyville mengundang Stevenson pada acara makan malam di rumahnya. Makan malam ini juga dihadiri oleh segenap satf Assan Motor lainnya. Singkat cerita, manajer Assan Motor mengambil keputusan untuk memecat Stevenson karena ia kecewa atas kinerja yang ditunjukkan oleh para buruh selama ini. Tetapi Stevenson tidak serta-merta menerima keputusan ini begitu saja. Ia berusaha meyakinkan manajer Assan Motor untuk tetap mempekerjakannnya karena ia berjanji akan merubah kinerja para buruh/pekerja pabrik tersebut, dan karena dia lah satu-satunya orang yang memiliki kedekatan emosional dengan para buruh tersebut.
Suatu ketika, manajer dan staf Assan Motor sedang berendam di suatu sungai. Kemudian secara mengejutkan, HuntStevenson muncul dari dalam air. Disini ia berusaha mencari tahu apa sebenarnya yang menjadi kelemahan bagi pekerja dan apa yang menjadi tuntutan Assan Motor. Kemudian salah seorang staf dari Assan Motor menyindir tentang kinerja buruh Amerika yang dinilai lamban. Dengan pernyataan tersebut, Stevenson merasa tertantang dan menanyakan berapa mobil yang bisa diproduksi oleh orang Jepang selama sebulan. Jawabannya adalah 15000 mobil dalam sebulan. Tanpa pikir panjang, Stevenson menyanggupi tantangan tersebut dengan kesepakatan bahwa pihak Assan motor akan menaikkan gaji para pekerja tersebut.
Pada keesokan harinya, Stevenson mengadakan rapat dengan para pekerja untuk memnicarakan tantangan yang sudah ia sepakati kemarin. Akan tetapi para buruh menganggap produksi mobil sebanyak 15.000 setiap bulan itu adalah sesuatu yang tidak mungkin. Para buruh setuju jika mereka akan mendapat kenaikan gaji hanya dengan memproduksi 13.000 mobil. Kemudian secara terpaksa hal itu disetujui oleh Stevenson. Sebenarnya hal tersebut merupakan trik dari Stevenson agar para buruh tetap semangat dalam bekerja. Setelah itu, para pekerja pun mulai mengerjakan tantangan 15000 mobil tersebut. Dalam proses pengerjaannya, terdapat banyak hal yang tidak berjalan secara beriringan. Hal ini dikarenakan perbedaan sistem manajemen Jepang dan Amerika. Sistem manajemen Jepang yang dikenal ulet dan displin sangat menyulitkan para pekerja Amerika. Sehingga mulai banyak pekerja yang merasa tertekan dan terganggu kepentingan pribadinya karena harus bekerja tanpa henti di pabrik.
Waktu terus berputar, lama kelamaan para pekerja tahu bahwa apa yang dikatakan oleh Stevenson itu tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati oleh pihak Assan Motor. Para pekerja pun merasa kecewa dan mengancam akan mengadakan rapat serikat untuk menuntut kenaikan upah. Para pekerja juga melakukan mogok kerja, yang pada akhirnya membuat Stevenson dan manajer Assan Motor stress berat. Mereka berdua merasa telah gagal dalam memimpin para pekerja tersebut. Namun, dalam situasi tertekan seperti ini, mereka berdua menemukan sebuah ide untuk menggabungkan sistem manajemen Jepang dan Amerika. Mereka berdua memutuskan untuk mengejar target 15000 mobil tanpa bantuan dari pekerja lain.
Keesokan paginya, Stevenson dan manajer Assan Motor datang pagi-pagi ke pabrik. Di depan halaman pabrik tersebut ada pekerja-pekerja yang berkumpul. Mereka bertanya apa yang hendak dilakukan oleh kedua pimpinannya itu. Setelah mereka mengetahui bahwa pimpinan mereka ingin tetap melanjutkan proses pengerjaan 15000 mobil, awalnya mereka masih cuek dan tidak peduli dengan hal ini, tetapi kemudian ada salah seorang dari mereka yang menyadarkan pekerja lainnya bahwa apa yang dilakukan oleh Stevenson dan manajer Assan Motor tersebut adalah sebagai upaya untuk menyelamatkan kota ini dari keterpurukan ekonomi. Sehinngga mereka pun memutuskan untuk membantu Stevenson dan manajer Assan Motor mengerjakan target ke-15000 mobil tersebut dengan sisa waktu yang sangat sempit.
Pada akhirnya setelah hari terakhir pembuatan mobil, datanglah pimpinan pusat Assan Motor dari Jepang, yaotu Mr.Sakamoto. Ia menghitung seluruh mobil yang telah dibuat dan menemui kenyataan bahwa mobil tersebut banyak mengalami cacat dan tidak layak jual. Di samping itu juga masih ada kekurangan sebanyak 6 mobil dari yang ditargetkan semula. Ssetelah melakukan berbagai pendekatan dengan Mr. Sakamoto akhirnya Stevenson berhasil meyankinkan Mr. Sakamoto. Hal inilah yang membuat bos dari Assan Motor itu menyetujui dan menganggap tidak ada cacat pada mobil-mobil tersebut. Artinya Mr. Sakamoto merasa puas dan menghargai kerja keras para karyawan serta menyetujui kenaikan gaji para buruh.

Film ini dapat dijadikan inspirasi bagi mereka yang ingin belajar tentang kemampuan manajerisasi. Ditambah dengan perbandingan antara dua konsep manajemen dari negara Jepang dan Amerika. Selain itu, film ini juga dikemas cukup menarik dengan adanya humor-humor yang cukup mengocok perut penontonnya. Overall, banyak segi menarik yang dapat diambil dari film ini, tidak hanya menyuguhkan hiburan tetapi juga filosofi yang cukup mendalam.


Sumber : http://pu3nz.blogspot.com/2010/12/resensi-film-gung-ho.html

Senin, 31 Januari 2011

Banyak yang berceceran...

Sebulan lebih ternyata aq tak update. Banyak cerita yang mungkin tercecer...
Sempat buat cabang dan buat sesuatu yang berbeda...  Kebiasaan.. suka lupa password. Ha ha ha ha... Ini memang sering aneh.

Belajarlah dari siapa saja, dimana saja dan pada apa saja...
Pelajaran kehidupan... pelajaran yang tak dapat diperoleh dengan kuliah S-3 sekalipun. Sungguh mahal dan tak ternilai.
Di rumah dengan anak-anak... dari asisten maupun dari orang yang dilihat dalam perjalanan di angkutan umum juga dari orang-orang di kantor.

Tadi sore saat magrib saya sempat ngobrol dengan seorang teman kantor yang ku anggap "mastermind". Bicara pengalamannya hari ini bertemu dengan atasannya dulu. Bertanya tentang keadaannya *posisinya sekarang* dan berpesan supaya tak lama-lama di posisi ini.
Temanku sempat menjawab bahwa ia sungguh bersyukur saat ini... dan dia percaya bahwa perjalanan kehidupannya tidak selalu seperti urut kacang. Dan menyerahkan semua kepada Yang Maha Mengatur. Yang jelas dia merasakan bahwa apa yang diperoleh nya sekarang jauuuuh berharga dari yang pernah diperolehnya dulu dan yang dibayangkan diperolehnya jika memang ia dipindahkan. *suatu wujud keikhlasan*

Dalam 1-2 tahun  terakhir banyak sekali ilmu-ilmu kehidupan yang kadang tanpa sengaja aku dapatkan.  Bagaimana menghargai orang lain... rusaknya hati sangat membekas dibanding rusak mesin. *walopun rusaknya mesin bisa dapat denda. ha ha ha ha ha* Hati yang luka sulit disembuhkan...
Dan seni menghargai orang lain serta seni mengelola orang lain. Tak mudah memang kalo belum pernah melakukan. Sehingga terkadang kalo kita tidak mengalami sendiri tak dapat diperoleh di buku maupun bangku S-2 Manajemen SDM.

Beberapa minggu terakhir kami banyak belajar tentang perencanaan.*kuliah sore... biar ga perlu her....* Sungguh ya.... kadang perencanaan yang kita buat masih tertinggal dari pemikiran beliau-beliau. Sehingga banyak yang mendatangiku minta dicarikan training agar bisa ga her lagi... he he he he... Namun disinilah pelajarannya...

Jadi ingat proposal 2011-ku... guruku belum lengkap he he he...